Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat, yang berada di antara individu dan masyarakat. sehingga saat memberikan pelayanan kesehatan kepada keluarga, perawat memiliki dua keuntungan sekaligus yaitu dapat memenuhi kebutuhan individu dan kebutuhan masyarakat.
keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari dua atau lebih inidividu, yang diikat oleh hubungan darah ataupun tidak, perkawinan maupun adopsi yang hidup bersama dalam satu rumah atau jika berpisah saling memmperhatikan, berinteraksi satu sama lain dan masing-masing memiliki peran sosial, suami, istri,anak,kakak,adik, dll. yang bertujuan untuk menciptakan serta mempertahankan budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, psikologis dan sosial keluarga.
Keluarga sebagai sasaran pelayanan kesehatan memiliki alasan-alasan tertentu, seperti :
1. Keluarga sebagai Sumber Daya kritis untuk menyampaikan pesan kesehatan
2. Keluarga merupakan satu kesatuan
3. Keluarga memiliki hubungan yang kuat dengan kesehatan anggotanya
4. Keluarga sebagai tempat penemuan kasus dini
5. individu dipandang dalam konteks keluarga
6. Keluarga sebagai sumber motivasi bagi anggotanya
sebagai suatu unit, keluarga yang terstruktur memiliki ciri-ciri :
1. Terorganisir, artinya anggota keluarga memiliki peran dan fungsinya masing-masing yang bertujuan untuk kesejahteraan dari keluarga tersebut.
2. Keterbatasan, yaitu suatu keluarga tidak lepas dari kebutuhan dan interaksi kepada kepada keluarga lain untuk mendapatkan apa yang tidak didapatkannya dalam keluarganya.
3. Perbedaan dan Kekhususan, suatu keluarga memiliki ciri khas yang bisa jadi tidak dimiliki oleh keluarga lain.
sebuah keluarga terbentuk karena berbagai macam sebab, dan ini adalah macam struktur keluarga yang terbentuk dan disesuaikan karena sebab-sebabnya :
1. Dominasi Hubungan darah
a. Patrilineal, artinya mengikuti garis keturunan ayah.
b. Matrilineal, artinya mengikuti garis keturunan ibu.
2. Dominasi keberadaan tempat tinggal
a. Patrilokal, artinya tinggal dengan keluarga sedarah pihak suami
b. Matrilokal, artinya tinggal dengan keluarga sedarah pihak istri
3.Dominasi pengambilan keputusan
a. Patriakal, artinya Pengambilan keputusan dari pihak suami
b. Matriakal, artinya pengambilan keputusan dari pihak istri
selain dilihat dari struktur-strukturnya, keluarga juga memiliki bentuk-bentuk sebagai berikut :
1. Menurut Susman (1974)
a. Tradisional
- Keluarga inti : ayah, ibu, anak
- Pasangan inti : suami, istri
- Keluarga dengan orang tua tunggal
- Lajang, tinggal sendirian
- keluarga tiga generasi
- Pasangan usia pertengahan/lanjut usia
- jaringan keluarga besar
b. Modern
- Pasangan yang memiliki anak tanpa nikah
- pasangan yang hidup bersama tanpa nikah
- Keluarga Homseksual
- Keluarga Komuni, seperti : Poligami
2. Menurut Anderson Carter
a. Keluarga Inti (Nuclear Family)
b. Keluarga Besar (Extended Family)
c. Keluarga Berantai (Serial Family)
d. Keluarga Duda atau janda (Single Family)
e. Keluarga Berkomposisi (Composite
f. Keluarga Kabitas (Cohabitation)
3. Menurut Konteks Keilmuan dan pengelompokan orang
a. tradisional nuclear : ayah, ibu, anak (legal) dan juga yang ada diluar rumah
b. Reconstitude nuclear : Perkawinan Kembali
c. Middle Age/Aging Couple : sudah pisah dengan anak-anak
d. Dyadic Nuclear : Tidak mempunyai anak
e. Single Parent
f. Dual Career : Suami dan istri berkarir tanpa anak
g. Commuter Maried : Suami istri bekerja dan berpisah jarak
h. single adult
keluarga sejalan perkembangannya tidak terbentuk begitu saja, namun ada tahapan untuk tumbuh dan berkembang menjadi sebuah keluarga, berikut adalah tahap tumbuh kembang keluarga :
1. tahapan keluarga pasangan baru (keluarga baru)
a. mulai saat individu (Perkawinan pria wanita)
b. Tugas perkembangan
- Membina hubungan intim yang memuaskan
- belajar hidup bersama sambil memenuhi setiap kebutuhan dasar pribadi
- membina hubungan dengan keluarga lain untuk menjadi teman
2. tahapan keluarga anak pertama (Child bearing) : sejak anak pertama lahir sampai berusia 30 bulan
3. tahapan keluarga dengan anak usia pra sekolah
a. sejak anak pertama 2,5 tahun sampai 5 tahun
b. tugas perkembangannya menanamkan norma-norma kehidupan, agama, sosial dan budaya
4. Tahap keluarga dengan anak usia sekolah
a. sejak anak pertama berusia 6 tahun dan mulai masuk sekolah dasar sampai usia 13 tahun
b. Tugas perkembangannya yaitu membantu sosialisasi anak dengan lingkungan luar rumah, mempertahankan perkawinan bahagia dan meningkatkan komunikasi terbuka.
5. tahapan keluarga dengan anak usia remaja
a. sejak anak berusia 13 tahun
b. berlangsung lebih cepat jika anak lebih cepat meninggalkan rumah
c. tugas perkembangannya : menyeimbangkan kebebasan dan tanggung jawab ketika remaja mulai mandiri, memelihara komunikasi terbuka antara orang tua dan anak, memelihara stabilitas perkawinan.
6. tahapan keluarga dengan anak dewasa muda (pelepasan)
a. Sejak anak pertama sampai anak terkahir meninggalkan rumah
b. Tugas perkembangan : Memperluas keluarga inti menjadi keluarga besar, membantu orang tua yang sedang sakit dan memasuki usia tua, menata kembali peran angota keluarga
7. tahapan keluarga orang tua usia pertengahan
a. ketika anak terkahir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat pensiun atau kematian salah satu pasangan (biasanya ketika orang tua memasuki usia 45-50 tahun dan berakhir saat seorang pasangan pensiun.
b. tugas perkembangannya : mempertahankan kesehatan individu, mempertahankan hubungan yang memuaskan dengan teman sebaya dan anak-anak dan meningkatkan keakraban pasangan.
8. tahapan keluarga dalam masa pensiun dan lansia : sejak salah satu atau kedua pasangan memasuki masa pensiun, terus berlangsung hingga salah satu pasangan meninggal dunia dan berakhir sampai pasangan lain meninggal dunia.
sebagai suatu sistem keluarga memiliki peran dan fungsinya masing, berikut peran dan fungsi suatu keluarga :
Peran Formal dalam keluarga yaitu ayah, ibu dan anak
5 fungsi peran keluarga menurut M. Friedman(1998) :
1. Afektif : rasa saling memiliki, saling mengerti dan menyayangi yang menentukan kebahagian keluarga
2. Sosial : tempat bersosialisasi, tempat belajar tentang norma dan etika dalam keluarga
3. Fungsi reproduksi : Memperbanyak keturunan
4. Fungsi Ekonomi : Menopang kehidupan yang berupa materiil
5. Fungsi perawatan : Memelihara kesehatan anggota keluarga.
TUGAS KESEHATAN KELUARGA
Menurut Bailon dan Maglaya (1998) ada 5 tugas keluarga dalam sistem kesehatan keluarga, yaitu :
1. mengenal masalah kesehatan
2. membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepat
3. Memberi perwatan kepada anggota kluarga yang sakit
4. Memodifikasi lingkungan untuk menciptakan suasana rumah yang sehat
5. Merujuk pada fasilitas kesehatan.
Jumat, 22 Januari 2010
Dasar Perawatan Keluarga
Langganan:
Posting Komentar (Atom)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar